Home » » Kiat Mengatasi Stress

Kiat Mengatasi Stress





Hampir setiap orang dapat terkena stress atau perasaan tertekan.  Penyebabnya bisa macam-macam: karena menghadapi ujian, menghadapi skripsi yang tak selesai-selesai, dimarahi orang tua, diomeli pacar yang memang cerewet, kesulitan ekonomi, dsb.  Akibatnya juga macam-macam, mulai dari yang ringan seperti bermuram durja sampai ke yang berat seperti ingin bunuh diri dengan memanjat tiang pemancar telpon seluler.

Tanda-tanda stress bisa berupa naiknya tekanan darah, hilangnya atau meningkatnya nafsu makan, sakit kepala, tidak bisa tidur atau malas bangun dari tidur. Orang yang merasa stress sering lari ke minuman keras atau obat bius.  Perasaan cemas, frustrasi, atau apatis bisa menyertai stress.
Jika Anda merasa stress mempengaruhi belajar Anda,
Apa yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi stress Anda?  Bagaimana strateginya?  Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

  • Ketika Anda merasa tertekan, berhentilah sejenak dan tariklah nafas dalam-dalam, Yakinkan diri Anda bahwa Anda dapat mengendalikan hidup Anda.  Kalau orang lain bisa, Anda pasti juga bisa!
  • Pelajarilah cara terbaik untuk menenangkan diri Anda.  Meditasi dan latihan nafas telah terbukti dapat mengendalikan stress dengan sangat efektif.  Berlatihlah untuk membersihkan fikiran Anda dari fikiran-fikiran yang mengganggu.
  • Keluarlah dari situasi yang membuat stress.  Berikan waktu istirahat kepada diri Anda sendiri setiap hari, walau sejenak.
  • Tetapkan tujuan yang realistis bagi diri Anda.  Kurangi jumlah kegiatan Anda sehingga Anda dapat mengurangi kelebihan beban hidup Anda 
  • Jangan meributkan hal-hal yang kecil.  Cobalah mempriotaskan beberapa hal yang benar-benar penting dan biarkan selbeihnya berjalan dengan sendirinya.
  • Jangan menambah stress Anda dengan mengomel tentang betapa berat dan banyaknya beban kerja Anda.  Selesaikan setiap tugas itu satu persatu, atau secara selektif selesaikan masalah itu berdasarkan prioritas 
  • Secara selektif ubahlah cara Anda bereaksi, tetapi jangan terlalu banyak setiap kali.  Pusatkan pada satu hal yang mengganggu dan aturlah reaksi Anda terhadapnya (baik itu orang atau tugas) 
  • Ubahlah cara Anda melihat sesuatu.  Belajarlah untuk mengenali stress seperti apa adanya dan buatlah stress itu mengatur dirinya sendiri 
  • Hindarilah reaksi yang ekstrim.  Mengapa harus membenci kalau sedikit rasa tidak suka saja sudah cukup? Mengapa harus cemas/terlalu khawatir kalau Anda bisa gelisah atau gugup saja?  Mengapa harus mengamuk kalau marah saja sudah cukup?  Mengapa harus merasa depresi kalau Anda bisa bersedih saja?
  • Berbuatlah sesuatu bagi orang lain untuk membantu menghilangkan hal-hal yang menggangu fikiran Anda 
  • Tidurlah dengan cukup.  Kurang istirahat hanya akan menambah stress
  • Buanglah stress itu dengan kegiatan fisik seperti berolah raga, memancing, berkebun, dsb.
  • Hindari penggunaan obat tanpa petunjuk dokter atau meminum minuman keras.  Alkohol dan obat dapat menyembunyikan stress.  Tetapi alkohol dan obat tidak dapat membantu mengatasi masalah.
  • Cobalah untuk "memanfaatkan " stress.  Jika Anda tidak dapat melawan apa yang mengganggu Anda dan Anda tidak bisa melarikan diri dari itu, mengalirlah dengannya dan cobalah untuk memanfaatkannya secara produktif
Cobalah bersikap positif.  Yakinkan diri Anda sendiri bahwa Anda akan dapat menghadapi masalah itu dengan baik dan jangan membayangkan betapa akan mengerikannya keadaan itu.   
Kembalikan semuanya kepada Allah.  Serahkan segala urusan kepadaNya.  Allah berfirman “barang siapa bertaqwa kepada Allah, Dia akan memberinya jalan keluar.”

copas by http://www.pendidikanislam.net/


Maka pilihan pertama adalah mencari bantuan melalui pusat konseling pendidikan di tempat Anda belajar.

0 komentar:

Post a Comment